Berita

Pembinaan Kelembagaan Pokja Posyandu Desa Dalam Konvergensi Penurunan Stunting

  • Penulis: sidekaadmin, 23-06-2022 15:39
  • Kiarapedes -Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Purwakarta yang diwakili oleh Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Potensi Desa Drs.Yayah Rodiah Kartobi,M.M melaksanakan kunjungan kerja terkait pembinaan kelembagaan Pokja Posyandu Desa dalam konvergensi penurunan stunting se - Kabupaten Purwakarta Tahun 2022.

    Kegiatan pembinaan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait kelembagaan Pokja Posyandu Desa yang dalam hal ini adalah Sekdes, serta korvengensi mengenai penurunan stunting.

    Camat Kiarapedes Drs.H.Diaudin.M.Si dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Kecamatan Kiarapedes ODF (Open Defecation Free ) sudah 100 %, gizi buruk zero dan sudah tidak lagi lokus stunting, alhamdulillah Kecamatan Kiarapedes sudah berada dizona hijau.

    Hadir pula hari ini di Aula Kecamatan Kiarapedes para Pendamping Posyandu Juara ( PPJ ) dari 3 Kecamatan yaitu Kecamatan Kiarapedes,Kecamatan Bojong dan Kecamatan Darangdan serta Korkab PPJ.
    Selanjutnya »

    Wisata

  • Penulis: sidekaadmin, 16-06-2022 20:43
  • Wisata Kecamatan Kiarapedes
    Selanjutnya »

    Penjabat 5 Desa di Kecamatan Kiarapedes

  • Penulis: sidekaadmin, 02-09-2019 8:37
  • Penjabat (PJ) Desa di Kecamatan Kiarapedes sebanyak 5 Desa antara lain : 1. Cucu Nuryana PJ Desa Kiarapedes 2. YANA MULYANA PJ Desa Mekarjaya 3. WAWAN SETIAWAN PJ Desa Parakan Garokgek 4. DENI MULYANA PJ Desa Ciracas 5. ASEP MULYADI PJ Desa Taringgullandeuh
    Selanjutnya »

    Sertijab Kepala Desa Mekarjaya ke PJ Desa

  • Penulis: sidekaadmin, 02-09-2019 8:37
  • Jumat 30 Agustus2019 Bapak Yana Mulyana ebagai PJ Kepala Desa Mekarjaya serah terima jabatan dari Bapak Koko yang habis masa berlaku periode 2013 - 2019.
    Selanjutnya »

    Purwakarta Siapkan Lima Hektare Lahan untuk Kebun Manggis

  • Penulis: sidekaadmin, 20-07-2019 21:24
  • Pemkab Purwakarta, Jawa Barat menyiapkan lahan seluas lima hektare untuk perkebunan manggis. Lahan tersebut berada di Desa Pusaka Mulya, Kecamatan Kiarapedes. Ke depannya, wilayah yang terkenal dengan kuliner Satai Marangginya ini akan memiliki perkebunan khusus manggis dalam satu hamparan. Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika mengatakan, selama ini perkebunan manggis di wilayahnya masih ditanam dengan pola lama, yaitu di pekarangan rumah/ Kalaupun ada yang ditanam di kebun, maka tanamannya dicampur dengan pepohonan lain. Sampai saat ini, belum ada perkebunan khusus manggis yang luas dalam satu hamparan. 

    "Nah, mulai tahun depan kita akan punya perkebunan manggis yang luas. Bahkan, perkebunan ini bisa jadi agro wisata," ujar Anne, Anne melanjutkan, lahan tersebut milik pemerintah. Untuk penataannya, diserahkan ke Dinas Pangan dan Pertanian setempat. Akan tetapi, untuk bibit pohonnya, pihaknya menginginkan supaya manggis yang ditanam nantinya itu tingginya sudah sedang."Tujuannya apa? Supaya, manggis yang baru ditanam itu bisa berbuah setahun kemudian. Karena kalau menanam manggis dengan pohon yang ukurannya kecil, maka berbuahnya lama. Minimalnya, dalam tiga tahun setelah tanam, baru bisa dinikmati buahnya." 

    Dengan adanya perkebunan satu hamparan yang cukup luas, lanjut Anne, diharapkan produksi manggis akan semakin meningkat dan ekspor manggis asal Purwakarta bisa terus ditambah. Akan tetapi, sambung Anne, pihaknya juga ingin lebih mengenalkan manggis khas Wanayasa ke masyarakat, terutama pedagang yang belum mengerti masa panen raya manggis Purwakarta. Masa panen raya manggis Purwakarta biasanya terjadi setiap Februari sampai Maret. Bahkan, tahun ini masa panennya lebih lama, sampai ke April.

    Karena itu, selama panen raya ini diharapkan pedagang tidak menjual manggis di pasar lokal dari daerah lain. "Harus manggis dari sentra buah. Di Purwakarta, ada empat kecamatan yang jadi sentra manggis, yaitu Wanayasa, Kiarapedes, Bojong, dan Darangdan," kata Anna.

    Republika, Selasa 26 Mar 2019 

    Selanjutnya »